(Tugas Ini disusun untuk memenuhi tugas UAS Mata Kuliah Psikologi Islam)
A. Pengertian Syirik
Syirik berasal dari bahasa arab syaroka-yusyriku yang artinya bersekutu. Secara istilah syar’i adalah menyekutukan Allah dengan sesuatu selain-Nya.
B. Dasar-Dasar Esensial Tentang Tauhid dan Syirik
Pokok utama setiap dakwah para Nabi dan Rasul sepanjang masa ialah menyeru manusia agar menunjukkan ibadah hanya kepada Allah Yang Maha Esa, seraya menjauhkan diri dari menunjukkan kepada apa dan siapa pun selain-Nya.
Seperti yang dikutip oleh penulis dari Syaikh Ja’far Subhani (1987), tauhid dalam ibadah, serta pembebasan diri dari belenggu kemusyrikan dan keberhalaan (watsaniyah), merupakan yang paling terpenting di antara ajaran-ajaran agama-agama samawi, dan yang paling menonjo di antara risalah-risalah para Nabi. sedemikian pentingnya seolah-olah para Nabi dan Rasul tidaklah diutus kecuali demi satu sasaran saja, yaitu memperkukuh pondasi tiang-tiang pancang tauhid, serta pemberatasan kemusyrikan. Dengan jelas Al-Quran menyebutkan tentang hakikat ini.
Artinya:
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan):"Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thagut itu", maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya.Maka berjalanlah kamu di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul). (QS. 16:36)
Penyebab timbulnya kemusyrikan antara lain pertama, karena adanya kepercayaan akan adanya lebih dari satu pencipta. Kedua Anggapan tentang jauhnya al-Khaliq dari mkhluk-Nya, dalam hal ini mereka menganggap bahwa Allah tidak mendengar ucapan mereka, dan tidak sampai kepada-Nya segala doa dan permohonan mereka. Untuk itu mereka memilih berbagai wasilah (perantara) yang diperkirakan dapat mewakili dalam menyampaikan doa-doa mereka. Seolah-olah kedudukan manusia-manusia pemegang jabatan tinggi, tidak mungkin seseorang dapat menghadap mereka kecuali melalui perantara-perantara. Untuk itu mereka menyembah (beribadah) orang-orang yang dianggap suci, malaikat, jin, dan arwah, agar menyampaikan doa-doa mereka ke hadapan Allah.
Ketiga, pelimpahan wewenang pentadbiran kepada Tuhan-Tuhan kecil. Yakni, dalam hati kecil manusi amerasakan khundu (ketundukan tertentu) kepada sesuatu kekuatan tertinggi, seraya menganggap dirinya kecil sekali dihadapan kekuatan seperti itu. Perasaan fitri seperti ini, meskipun tidak terungkap dengan lisan dan anggota tubuh lainnya, selalu bersemayam jauh dalam hati sanubarinya dalam bentuk perasaan khundhu, dan kepasrahan. Di sisi lainnya, ia sudah terbiasa berhubungan dengan benda-benda inderawi, sehingga menjadikannya selalu ingin menuangkan segala sesuatu dalam acuan inderawi. Atas dasar inilah orang musyrik ingin menvisualkan kekuatan-kekuatan gaib dalam bentuk benda-benda yang dapat dilihat.
C. Syirik Merupakan Gangguan Kepribadian (Psikopatologi) dalam Psikologi Islam
Dalam bukunya, Kepribadian Dalam Psikologi Islam, Abdul Mujib (2005), bahwa syirik termasuk dalam gangguan kepribadian (psikopatologi) dalam Islam. Kepribadian menyekutukan Allah atau syirik merupakan sikap dan perilaku menduakan terhadap masalah-masalah yang berkaitan keyakinan dan keimanan kepada Allah SWT. Syirik merupakan karakter orang-orang yang musyrik. Penyakit syirik yang menyerang orang mukmin tergolong psikopatologi, sebab pelakunya tidak mampu mengintegrasikan kepribadiannya dengan baik. Namun, syirik yang terjangkit pada orang kafir bukan hanya mengakibatkan psikopatologi, tetapi mengakibatkan kematian kalbunya. Seseorang yang menghambakan diri pada sesuatu selain Allah SWT, berarti ia menerima perbudakan, membelenggu diri, dan mengekang kebebasan, padahal ciri manusia adalah kebebasan.
Kalimah tauhid lâ ilâha illa Allâh yang artinya tiada tuhan selain Allah merupakan bentuk pembebasan diri manusia dari segala belenggu relativitas dunia dan segala isinya, kemudian menundukkan dan menyerahkan diri sepenuh hati kepada Allah Zat Yang Maha Mutlak. Perilaku syirik ada yang teraktual dalam bentuk ucapan, pikiran, perasan, ataupun perbuatan. Seseorang yang hidupnya terbelenggu oleh hawa nafsu, seperti orang yang berketagihan narkoba, minuman keras, wanita/pria (selain miliknya), kekuasaan, dan harta benda, merupakan salah satu bentuk kemusyrikan, sebab ia menuhankan sesuatu selain Allah SWT. Hal ini seperti terdapat pada Firman Allah SWT :
Artinya:
Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai ilahnya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat).Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran (QS. 45:23)
Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu), ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka hanyalah mengikuti hawa nafsu mereka (belaka).Dan siapakah yang lebih sesat dari pada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun.Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (QS. 28:50)
Gangguan Kepribadian ini dapat diamati melalui perilaku-perilaku sebagai berikut:
1. Penderita telah meyakini bahwa Allah SWT, adalah Tuhannya, tetapi amal perbuatannya diorientasikan bukan untuk-Nya, melainkan untuk sesuatu yang sifatnya temporer dan nisbi, seperti kepada ruh halus, ruh leluhur dan setan yang dimanistesfasikan melalui berhala .Firman Allah SWT:
Artinya:
Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya. (QS. 4:4)
Artinya:
Dan mereka memperuntukkan bagi Allah satu bahagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah, lalu mereka berkata sesuai dengan persangkaan mereka:"ini untuk Allah dan ini untuk berhala-berhala kami". Maka sajian-sajian yang diperuntukkan bagi berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah; dan sajian-sajian yang diperuntukan bagi Allah, maka sajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka. Amat buruklah ketetapan mereka itu. (QS. 6:136)
2. Penderita mengalami kezaliman yang besar, sehingga ia tidak memiliki penolong yang menyelesaikan sesuatu, dimurkai dan dikutuk oleh Tuhan, dan ikatannya putus dengan-Nya. Firman Allah SWT:
Artinya:
Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapan orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada Hari Kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksa-Nya (niscaya mereka menyesal). (QS. 2:165)
Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. 6:82)
Artinya:
Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata:"Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam", padahal Al-Masih (sendiri) berkata:"Hai Bani Israil, sembahlah Allah Rabbku dan Rabbmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (QS. 5:72)
Artinya:
Dan supaya Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang mereka itu berprasangka buruk terhadap Allah.Mereka akan mendapatkan giliran (kebinasaan) yang amat buruk dan Allah memurkai dan mengutuk mereka serta menyediakan bagi mereka neraka Jahannam.Dan (neraka Jahannam) itulah sejahat-jahat tempat kembali. (QS. 48:6)
Artinya:
(Inilah pernyataan) pemutusan penghubungan daripada Allah dan Rasul-Nya (yang dihadapkan) kepada orang-orang musyrikin yang kamu (kamu muslimin) telah mengadakan perjanjian (dengan mereka). (QS. 9:1)
Maka berjalanlah kamu (kaum musyrikin) di muka bumi selama empat bulan dan ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak akan melemahkan Allah, dan sesungguhnya Allah menghinakan orang-orang kafir. (QS. 9:2)
Dan (inilah) suatu pemakluman dari Allah dan Rasul-Nya kepada manusia pada hari haji akbar, bahwa sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari orang-orang musyirikin. Kemudian jika kamu (kaum musyirikin) bertaubat, maka bertaubat itu lebih baik bagimu; dan jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak dapat melemahkan Allah. Dan beritakan kepada orang-orang kafir (bahwa mereka akan mendapat ) siksa yang pedih. (QS. 9:3)
3. Penderita merasa takut, karena syirik menjadi sumber dari segala kesesatan dan dosa yang tidak terampuni, padahal dosa merupakan sumber kinflik batin. Allah berfirman:
Artinya:
Akan Kami masukkan ke dalam hati orang-orang kafir rasa takut, disebabkan mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu. Tempat kembali mereka ialah neraka; dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang zalim". (QS. 3:151)
Artinya:
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. (QS. 4:48)
Artinya:
Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, Dan Dia mengampuni dosa yang lain dari syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya. (QS. 4:116)
4. Penderita meninggalkan kesenangan abadi untuk mengejar kesenangan sesaat, karena itu ia dinilai seburuk-buruk makhluk dan semua aktivitas baiknya yang pernah dilakuka tidak dianggap lagi. Allah SWT berfirman :
Artinya:
Sesungguhnya orang-orang kafir yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya.Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk. (QS. 98:6)
Artinya:
Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) sebelummu:"Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapus amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi. (QS. 39:65)
D. Syirik dalam Perspektif Psikologi
Pada kepribadian psikologi Islam, jelaslah sudah bawa psikologi merupakan salah satu gangguan kepribadian dalam Islam. Selanjutnya penulis akan menganalisis dari segi psikologi.
a. Teori Psikoanalisis Freud
Freud menemukan persamaan antara perbuatab was-was (obsesions dan Compulsions) dan upacara-upacara agama. Maka orang yang musyrik maupun beragama pada umumnya merupakan orang yang mengalami gangguan kecemasan yang disebut Compulsive Behavior.
Misalnya, orang yang musyrik seperti membuat sesajen, mengorbankan sesuatu untuk hal-hal yang bersifat gaib, merupakan pebuatan yang selalu diulang-ulang dengan diiringi oleh mantra-mantra yang terus diucapkan, walaupun logika dan kesadarannya tidak menginginkan hal seperti itu. Namun, mereka merasa cemas jika tidak melakukan hal itu.
Dalam menafsirkan perilaku beragama, Freud mengambilnya dari analisa dari agama-agama orang primitif yang selalu melakuan ritual-ritual yang dianggap keluar dari logika pemikiran manusia. Ia melihat Totem dan taboo. Kemudian dia membuat perbandingan antra tingkah laku orang-orang primitif dengan orang-orang yang terganggu jiwanya, maka ditemukannya hubungan antara ”Oedipus Kompleks” dengan upacara-upacara kepercayaan mereka.
b. Gangguan Kepribadian
Manusia yang sehat adalah manusia yang terintegrasi struktur dan fungsi kepribadiannya. Ia memiliki persepsi diri positif dan kesadaran sosial yang wajar serta dapat mengaktualisasikan diri dengan optimal. Dalam kasus aliran sesat yang kini bermunculan, dapat dikatan syirik, karena terang-terangan menyekutukan Allah SWT.
Orang yang syirik merupakan orang yang mengalami gangguan kepribadian (psikopatologi), seperti halusinasi, delidrium atau waham. Halusinasi adalah persepsi yang salah dari salah satu panca indera yang keliru karena tanpa disertai rangsangan. Baik yang bersifat auditorik (suara) maupun visuatorik (penglihatan). Seperti mendengar suara gaib nenek moyang atau roh halus, dan lain sebagainya.
Delusi adalah suatu perasaan kepercayaan atau keyakinan yang keliru yang tidak dapat diubah dengan penalaranatau dengan jalan menyajian fakta. Berikut digambarkan oleh psikiater berkebangsaan Jerman Kurt Schneider (1959), dikutif dari Mellor (1970):
• Mereka yakin bahwa pikiran yang bukan berasal dari dirinya dimasukkan ke dalam pikirannya oleh sesuatu sumber eksternal.
• Mereka yakin bahwa pikiran mereka disiarkan dan ditransmisikan sehingga orang lain mengetahui apa yang mereka pikirkan. Misalnya, seorang yang percaya pada dukun. Kemudian ia menghadap sang dukun, namun tanpa berkata apa-apa si dukun mengatakan apa yang jadi tujuan si pasien. Sehingga pasien itu yakin, bahwa apa yang ada dipikirannya telah disirkan atau ditransmisikan, sehingga dukun itu mengetahui permasalahnnya.
• Mereka percaya bahwa pikiran mereka dicuri, secara tiba-tiba dan tanpa terduga oleh suatu kekuatan eksternal.
• Meraeka yakin bahwa perasaan atau perilaku mereka dikendalikan oleh sesuatu kekuatan eksternal.
c. Gangguan kecemasan
Orang yang syirik, ia mengalami gangguan kecemasan. Karena dirinya telah diperbudak atau telah tergantung pada sesuatu yang bersifat temporal. Misalnya, dia sangat takut jika tidak memberikan sesajen maka dewa atau roh halus nenek moyang akan marah, dan akan terjadinya bencana. Hal ini bisa dikatakan sebagai gangguab obsesif kompulsif, yaitu mencoba menaha diri dari melakukan ritual tertentu atau memikirkan pikiran persisten. Obsesisive-compulsive neurosis adalah satu psiko neurosa dengan ciri khas adanya ide yang tegar, tidak rasional, dan sering tidak dikehendaki. Hal itu dilakukan untuk mengurangi ataau menghilangkan ketakutan dan perasaan bersalah.
DAFTAR PUSTAKA
Ja’far, Subhani, Tauhid dan Syirik; Studi Kasus Faham Wahabi, Bandung: Mizan, 1987.
Darajat, Zakiah, Ilmu jiwa Agama, Jakarta: Bulan Bintang, 1991.
Davidson, C Gerald, dkk. Psikologi Abnormal; edisi ke-9, Jakarta: Rajawali Press 2006.
Mujib, Abdul dan Jusuf Mudzakkir, Nuansa-nuansa Psikologi Islam, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2001.
, Kepribadian Dalam Psikologi Islam, Jakarta: Rajawali Press, 2005.
Minggu, 24 Oktober 2010
SYIRIK DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI
Lulusan S1 Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mahasiswa Sekolah Ilmu Komunikasi Plus Kahfi Bintaro.member FLP Cab. Ciputat. Pernah aktif di kepengurusan FLP Wilayah Jakarta Raya. Penulis Freelance, Bisnis women
Sabtu, 23 Oktober 2010
Menulis Part 2
Sering kali ketika saya mengisi sebuah acara, ada peserta yang bertanya, mengapa hingga saat ini masih bertahan menjadi seorang penulis dan masih mau berkomitmen di FLP (Forum Lingkar Pena). Dalam menjawab pertanyaan tersebut, saya selalu bercerita bagaimana awal saya berminat menjadi seorang penulis hingga akhirnya bergabung dengan sebuah komunitas kepenulisan terbesar di Indonesia.
Saya terinspirasi oleh sebuah hadits yang kurang lebih berbunyi;"Ada tiga hal di dunia ini, yang selalu akan mengalir pahalanya walaupun kita telah mati, yakni Doa anak saleh, amal zariah, dan ilmu yang bermanfaat." Saya berfikir, dari ketiganya hal yang paling mudah dan pastinya sesuai dengan saya saat ini adalah ilmu yang bermanfaat. Bukankah sebaik-baiknya umat adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Dalam mewujudkannya, saya mulai menulis secara otodidak. Namun,itu ternyata tidak cukup. Banyak hal yang belum saya ketahui dalam teknis kepenulisanan. Hingga akhirnya saya bergabung dengan FLP Cabang Ciputat.
Saya berpendapat, FLP adalah sebuah wadah yang sesuai dengan prinsip hidup saya, yakni beribadah. Karena missi FLP adalah menulis untuk mencerahkan umat. Dengan makna itulah, saya akhirnya mendapatkan kebermaknaan hidup serta bagaimana membangun kecerdasan diri. Baik itu secara inteletual, spiritual, dan emosional. Bahkan, dengan menulis saya pun insyaallah dapat mengamalkan ketiga hal yang ada dalam hadits tersebut.
Dengan kecerdasan yang penulis miliki, maka dapat ditularkannya kepada orang lain melalui tulisannya, di sinilah ilmu yang bermanfaat dapat direalisasikan. Dengan rizki dari hasil menulis, maka kita pun dapat hidup lebih mandiri dan tentunya dapat berbagi dengan orang lain, termasuk bershadaqoh. Dan yang terakhir bagi saya, jika seorang penulis itu cerdas, secara intelektual, emosional, dan spiritual maka insyaallah ia dapat mendidik anak-anaknya menjadi anak yang saleh. Wallahu'alam
Saya terinspirasi oleh sebuah hadits yang kurang lebih berbunyi;"Ada tiga hal di dunia ini, yang selalu akan mengalir pahalanya walaupun kita telah mati, yakni Doa anak saleh, amal zariah, dan ilmu yang bermanfaat." Saya berfikir, dari ketiganya hal yang paling mudah dan pastinya sesuai dengan saya saat ini adalah ilmu yang bermanfaat. Bukankah sebaik-baiknya umat adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Dalam mewujudkannya, saya mulai menulis secara otodidak. Namun,itu ternyata tidak cukup. Banyak hal yang belum saya ketahui dalam teknis kepenulisanan. Hingga akhirnya saya bergabung dengan FLP Cabang Ciputat.
Saya berpendapat, FLP adalah sebuah wadah yang sesuai dengan prinsip hidup saya, yakni beribadah. Karena missi FLP adalah menulis untuk mencerahkan umat. Dengan makna itulah, saya akhirnya mendapatkan kebermaknaan hidup serta bagaimana membangun kecerdasan diri. Baik itu secara inteletual, spiritual, dan emosional. Bahkan, dengan menulis saya pun insyaallah dapat mengamalkan ketiga hal yang ada dalam hadits tersebut.
Dengan kecerdasan yang penulis miliki, maka dapat ditularkannya kepada orang lain melalui tulisannya, di sinilah ilmu yang bermanfaat dapat direalisasikan. Dengan rizki dari hasil menulis, maka kita pun dapat hidup lebih mandiri dan tentunya dapat berbagi dengan orang lain, termasuk bershadaqoh. Dan yang terakhir bagi saya, jika seorang penulis itu cerdas, secara intelektual, emosional, dan spiritual maka insyaallah ia dapat mendidik anak-anaknya menjadi anak yang saleh. Wallahu'alam
Lulusan S1 Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mahasiswa Sekolah Ilmu Komunikasi Plus Kahfi Bintaro.member FLP Cab. Ciputat. Pernah aktif di kepengurusan FLP Wilayah Jakarta Raya. Penulis Freelance, Bisnis women
Rabu, 20 Oktober 2010
PENAMPILAN SEKRETARIS
Image merupakan lukisan diri yang kita tampilkan kepada orang lain. Orang sering kali tidak menyadari pentingnya kesan atau image ini. Keahlian atau keterampilan yang baik dan kualitas kerja yang tingi memang sangat dibutuhkan, akan tetapi kesan yang buruk bisa menutupi keahlian anda yang paling sempurna sekalipun. Image yang buruk dapat juga mempengaruhi penerimaan rekan kerja akan ide-ide dan permintaan-permintaan kita bahkan akhirnya, karir kita.
Profesi sekretaris merupakan salah satu profesi yang mengutamakan penampilan. Memang kecantikan bukanlah syarat mutlak, akan tetapi sekretaris harus tahu bagaimana cara harus menampilkan diri. Bagaimana cara anda duduk, berbicara, berjalan, berdiri, berpakaian dan merias diri.
Respons Positif atau negative tergantung dari image yang disampaikan, misalanya melalui cara berpakaian , sikap dan perbuatan, sopan santun dan lain-lain. Relasi bisnis pimpinan anda bahkan mendapat kesan pertama akanperusahaan anda dari diri sekretarisnya. Sekretaris yang sukses sangat memperhatikan penampilan.
Berikut beberapa tips yang perlu diketahui:
1. Jagalah kesehatan anda dengan membiasakan hidup dan makan yang sehat.
Tidak ada perusahaan yang menginginkan karyawan yang sakit-sakitan. Kesehatan yang baik akan sangat menolong anda untuk tampil prima/fit dan merasa lebih baik. Sekretaris yang selalu mengantuk, sering batuk-batuk atau pileknya tidak sembuh-sembuh akan menurunkan image-nya sendiri.
Ketahuilah saat-saat kritis dimana tubuh anda memerlukan perhatian ekstra. Istirahat yang cukup, segera minum obat atau vitamin agar kondisi tubuh tidak terus menurun.
2. Tampillah dengan menarik
Kepribadian seseorang terpancar melalui penampilan (appearance), yaitu kadaan lahiriah yang dapat dilihat oleh orang lain. Untuk itu sekretaris mutlak harus memperhaikan agar selau berpenampilan menarik dan apik.
Berikut hal-hal yang harus diperhatikan:
Rambut
Rambut harus selalu dalam keadaan bersih dan tertata rapi denganmodel yang sederhana. Keramaslah denganselang waktu normal. Rambut yang panjang membutuhkan perawatan ekstra, tetapi bila anda cocok dengan rambut panjang, jangan terlalu ikut-ikutan mode pendek yang sedang In. Namun, janagn sampai rambut panjang anda yang panjang mengganggu pekerjaan anda. Sesuaikan model rambut dengan raut muka dan gunakan moel rambut yang bisa mencerminkan rasa percaya diri dan keprofesionalan anda.
Kulit
Kulit juga harus bersih dan bebas penyakit. Jika kulit wajah dantubuh sehat, penampialn akan terlihat segar dan sempurna walaupun tanpa make up yang berarti. Kulit yang bersih juga menghindari anda dari bau badan yang menyengat.
Make -Up
Make-Up bukan hanya rias wajah, melainkan mencankup perawatan kulit muka agar bersih dan berseri-seri. Penggunaan bahan make up yang ocok merupakan perawatan dasar wajah anda. Biasakan dengan satu jenis merk make-up sehingga wajah anda tidak rusak, karena kulit anda harus terus menerus menyesuaikan diri dengan produk make up yang baru. Merias wajah harus dilakukan sewajar mungkin (natural) sesuai dengan jabatan dan ciri pembwaan anda. Jangan berdandan terlalu menor, namun jangan juga melupakan riasan sehingga wajah terlihat sangat pucat. Sekretaris wajib mengetahui cara merawat dan menata rias wajah secara tepat dan benar.
Pakaian
Walaupun mode pakaian berubah-ubah, hendaklah pakaian yang anda gunakan cocok untuk kantor tempat anda bekerja dan pekerjan yang anda jalankan. Salah satu tuntutan profesi sekretaris untuk selalu bekerja cepat, lebih baik diantisipasi dengan pakaian yang praktis dan sedikit sportif. Pilihlah pakaian yang pantas dan membuat diri anda percaya diri, tentu saja menarik, yang cocok dengan bentuk dan tinggi tubuh, sera warna kulit.
Pakaian tidak harus selalu dari produk-produk yang ternama, akan tetapi hendaknya terlihat berkualitas. Yang penting, sekretaris perlu memperhatikan penagturan perpanduan warna, mempunyai cita rasa (taste) yang baik agar dengan pakaian tersebut anda dapat mengubah penampilan menjadi lebih baik.
Atur dan rencanakan lemari pakaian anda sedemikian rupa sehingga tidak membeli pakaian yang cepat lusuh, cepat out of fashion(ketinggalan zaman), membosankan, sulit dikombinasikan atau tidak kurang cocok dengan banyak situasi. Belilah pakaian yang mudah dikombinasikan, sehingga dengan jumlah terbatas anda akan memiliki variasi pakaian cukup banyak. Bahan baju kantor tidak banyak berubah dari waktu ke waktu (konservatif).
Untuk pakaian setiap harinya, buatlah perencanaan paling tidak malam hari, apa yang harus di pakai keesokan harinya. Hal ini jug mencegah keterburu-buruan, bila pagi hari terlambat bangun. Perencanaan yang baik mencankup pemilihan baju dan kombinasi yang sesuai dengan tugas besok, warna, asesori, pengcekan bagian-bagian baju (kancing, robek, jahitan lepas) dan yang lebih penting, apakah pakain tersebut sudah tersedia bersih dan disetrika. Hindari pakaian yang terlalu tipis atau bahan lainnya yang biasa dipergunakan untuk baju pesta, seperti beludru.
Tas
Sekretaris yang mengikuti mode akan memperhatikan apakah tas yang akan dipakai keesokan harinya sesuai dengan pakaian yang akan di pakai. Sebaiknya sekretaris memiliki lebih dari satu tas dalam aneka warna, besar dan kecil untuk aneka kesempatan, bila tidak, tas hitam merupakan pilihan tepat untuk seluruh koleksi pakaian anda. Seperti halnya model pakaian, ilihlah model tas yang konservatif, tidak terlalu banyak pernik sehingga cocok dikombinasikan dengan pakaian anda.
Sepatu
Lebih abik tidak memakai sepatu sandal atau sepatu yang tidak berhak. Sepatu yang bertumit tinggi lebih sedap di pandang dan membuat figur tubuh anda lebih tegap sewaktu berjalan. Perencanaan pemakaian sepatu juga perlu dilakukan. Apakah sepatu yang akan dipakai masih dalam keadaan baik, solnya, atau kulitnya. Apakah telah disemir dan telah sesuai warnanya dengan pakaian yang akan dipakai.
Perhiasan
Jangan memakai semua perhiasan yang anda miliki, secukupnya saja, yang wajar dan tidak perlu berharga mahal. Selain jam tangan, anting, atau giwang merupakan perhiasan yang sudah selayaknya anda miliki.
Parfum
Dalam kehidupan kantor, parfum memegang peranan yang lebih dominan dari pada asesori/perhiasan. Pilihlah parfum yang cocok dengan kepribadian anda dan tentu saja yang aromanya tidak terlalu menyengat. Demikian berkulirnya waktu, anda akan mampu membeli parfum dari merek-merek terkenal.
3. Beri perhatian pada sikap tubuh anda
Sikap tubuh juga bisa mencerminkan kepribadian. Perhatikan sikap tubuh anda dengan sungguh-sungguh sebab anda dinilai dari penampilan tersebut.
Sikap berjalan
Jangan berjalan dibuat-buat seolah-olah anda ingin meminta perhatian orang disekitar anda. Berjalan dengan tegap, tetapi dengan tetap menjaga agar dagu jangan terlalu terangkat sehingga tidak terkesan angkuh/congkak. Jaga kecepatan yang wajar, jangan terburu-buru, tetapi penuh percaya diri dan selalu siap di sapa atau menyapa orang dengan senyum.
Sikap Duduk
Kaki diatur serapi dan sesopan mungkin dengan telapak kaki diarahkan miring. Apabila anda duduk dikursi tamu jangan bersandar, sedangkan bila anda duduk dibelakang meja, biasakan merapatkan punggung dengan sandaran kursi atau paling tidak badan tetap tegak. Duduk lemas apalagi sampai merosot menimbulkan ksan negativ(malas).
Sikap Berdiri
Berdirilah dengan tegak. Untuk mendapatkan posisi ini, perut harus ditarik dan dada dibusungkan. Dalam situasi santai anda boleh saja meletakkan tangan didepan atau di belakang tubuh sambil berpegangan. Hindari berdiri dengan satu kaki, bersandar maupun bertolak pinggang di jalan.
Sikap Berbicara
Pandangan mat alawan bicara anda, jangan terlalu banyak menggoyang-goyangkan tangan atau bagian tubuh/wajah lainnya saat anda berbicara (mengernyitkan dahi, memonyongkan mulut, memutar-mutar mata) apalagi sambil menggaruk-garuk kepala, membunyikan jari-jari tangan, membersihkan gigi dengan jari/kuku, mengupil atau mengorek-ngorek telinga.
Berbicaralah dengan volume suara yang jelas, tidak terlalu keras dan jangan pula berbisik-bisik. Usahakan menggunakan bahasa yang dimengerti oleh lawan bicara atau bila terdapat anggota kelompok yang tidak mengerti bahasa yang anda gunakan terjemahkan apa yang anda katakana agar ia tidak merasa tersisihkan.
Sikap Diam
Hindari kebiasaan menggigit kuku/pensil/bolpen, mengetuk-ketuk meja atau menggaruk-garuk rambut, bila anda sedang diam dan berpikir. Bila anda sedang berkonsentrasi memikirkan suatu hal, usahakan jangan sampai melupakan situasi sekeliling anda dan kemudian kaget, bila sesuatu terjadi.
4. Tumbuhkan rasa percaya diri dan kepribadian yang kuat
Sebenarnya tanpa memoles Make up, seseorang dapat tetap memperlihatkan kecantikannya, yaitu dengan menumbuhkan citra diri yang positif. Citra diri adalah persepsi/pradigma/konsep sendiri tentang dirinya, identitas,kemampuan, dan martabatnya. Kecantikan diri dari dalam bersinar lebih cemerlang dari pada kecantikan hasil polesan semata. Yang lebih penting adalah citra positif mampu membuat anda berpikir positif dan pada akhirnya menuntun anda mencapai sukses.
Sopan santun yang berhubungan dengan penampilan yang wajib diperhatikan dalam lingkungan kerja sekretaris, yaitu :
1. Jangan berpakaian terlalu terbuka atau menerawang. Jangan juga berseksi-seksi dengan rok yang terlalu pendek.
2. Jangan bermake-up atau membetulkan make up di meja, lakukanlah di toilet.
3. Jangan melepas sepatu ketiak bekerja, apalagi berjalan ke meja lain. Sangat tidak di anjurkan mengganti sepatu dengan sandal dan kemudian mempergunakannya sambil berjalan-jalan di sekitar kantor.
Kenyataan bahwa penampilan merupakan factor utama saat anda di pilih atau diterima untuk posisi sekretaris harus “distinctive” seperti halnya kemampuan kerja dan kepribadian anda. Dengan penampilan yang berbeda itu, orang dengan mudah menunjuk yang mana sekretaris dari antara sekelompok staf wanita di kantor anda.
KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI BAGI
SEKRETARIS
Kemampuan berkomunikasi
Tidak ada sekretaris yang dalam melaksanakan tugasnya terisolir. Ia akan selalu akan behubungan dengan orang lain, dari managemen tingkat atas sampai office boy. Sikap tenang, anggun, dan penuh percaya diri sangat di perlukan mengingat sekretaris bukan hanya berhubungan dengan orang-oarang penting yang sopan, tetapi juga mereka yang kurang puas dengan keadaannya yang sulit ditangani bahkan kadang-kadang seorang yang cerdas dan lihai berkata-kata.
Bila anda bagus dalam pekerjaan anda sebagai sekretaris dan ambisius untuk lebih mengembangkan diri, anda akan sampai pada saatnya dimana anda merasa tidak sanggup lagi menyeleseikan semua tugas yang semakin lama semakin luas dalam kurun waktu yang tersedia. Jangan mengeluh dan mengatakan hal-hal yang negative.
Ungkapan yang sekarang sering terdengar “WORK SMART NOT HARD” mungkin bisa dijadikan pedoman. Pikirkan bagaimana anda bisa bekerja lebih, tanpa harus mati-matian. Misalanya, dengan mengambil seorang asisten.
SEKRETARIS DALAM ERA INFORMASI GLOBAL
Era Globalisasi informasi dan kemajuan ilmu poengetahuan dan tekniligimenuntut orang-orang untuk menggeluti profesi sekretaris untuk selalu menyesuaikan diri dan memperlebar wawasan bila tidak ingin tenggelam dalam persaingan atau rutinitas pekerjaan. Walaupun demikian, era informasi ini hendaknya tidak dijadikan ancaman sebab era ini sbenarnya telah menciptakan kesempatan yang tidak terduga bagi para sekretaris untuk meningkatkan status pekerjaannya dan pada akhirnya gaji mereka.
Berikut merupakan perubahan-perubahan akibat dari kemajuan teknologi:
Banyak tugas, seperti pembukuan dan pengetikan, sekarang dikerjakan dengan computer.
Surat-surat dibanyak kantor tidak lagi dikirim dengan jasa pos, tetapi dengan alat kirim elektronik, seperti mesin fax atau e-mail.
Telepon semakin vital fungsinya.
Penelitian tidak lagi terbatas pada perpustakaan local, tetapi dari database yang bersifat nasional.
Mencari arsip di kantor-kantor yang modern, berarti memanggil data dari dokumen yang tersimpan di dalam disket.
Satu keharusan yang harus dimiliki sekretaris dalam Era Informasi Global adalah kemampuan untuk bekerja secepatnya teru tama dalam menangani informasi-informasi vital. Demikian juga bagi sekretaris yang tidak begitu tertarik dengan informasi.
Beberapa langkah yang harus diambil untuk meningkatkan karier anda adalah :
1. Pendidikan lanjutan dan pelatihan
Ambil setiap kesempatan yang diberikan oleh perusahaan anda untuk mempelajari teknologi atau system baru, misalnya menghadiri seminar, ikut serta dalam prigram pelatihan perusahaan. Kegiatan belajar juga tidak terbatas pada seminar atau pelatihan formal. Sekedar mengunjungi salah satu staf ahli dalam perusahaan anda akan semakin membuka wwasan anda.
2. Membaca
Bacalah surat kabar, majalah-majalah terutama mengenai dunia. Jadikan kebiasan membaca buku-buku tentang teknologi baru dan jurnal-jurnal perdagangan yang berhubungan langsung dengan bisnis perusahaan anda.
Banyak karier sekretaris mendek karena kemampuannya hanya terbatas pada tugas-tugas administrasi rutin, seperti pengetikan dan surat menyurat. Untuk dapat menyumbangkan pelayanan kesekretarisan yang bermutu, tidak cukup hanya bertumpu pada keterampilan dasar kesekretarisan yang bemutu., tidak cukup hanya bertumpu pada keterampilan dasar kesekretarisan, seperti mengetik dan filing, melainkan terus menerus memperkaya diridengan membaca ber agam pengetahuan, seperti managemen pemasaran keuangan, hubungan masyarakat, dan kepemimpinan.
3.Bergaul dengan kaum profesional
Masuk kedalam perkumpulan –perkumpulan yang menawarkan informasi, dukungan, dan kesempatan pengembangan karier sekretaris. Saat ini semakin banyak event yang memumingkinkan sekretaris bertemu dengan rekan-rekan seprofesi maupun kalangan bisnis dan professional muda. Gunakan kesempatn-kesempatan seperti itu untuk menambah wawasan anda.
4. Tingkatkan efektivitas dan efisiensi kerja
Bekerja keras serta giat saja tidaklah cukup. Work smart Not Hard, merupakan istilah yang semskin populer dikalangan eksekutif. Untuk berhasil, anda harus bisa bekerja lebih cepat dari orang lain dan menghasilkan lebih banyak dan lebih banyak lagi bagi kemajuan perusahaan.
5. Kemukakan ide anda dan bersikaplah proaktif
Dalam persaingan usaha yang cukup ketat, sekretaris menjadi anggota team managemen kelas atas yang sagat diperhitungkan karena ia biasa berada di antara perusahaan. Keadaan ini harus bisa anda manfaatkan dengan selalu berfikir lebih dari apa yang diminta dari anda. Bekerja dengan managemen penentu arah perusahaan memungkinkan suara dan ide anda lebih udah di dengar. Bersikaplah proaktif, jangan hanya menunggu intruksi saja.
J
Jarang ada sekretaris yang bekerja terisolir. Mereka harus belajar bagaimana bergaul dengan rekan kerjanya sehari-hari dan bagaimana mereka menangani aspek-aspek baik dan buruk yang ada dari hubungan di kantor.
Kualitas personal yang penting, antara lain:
Bekerja efektif sebagai anggota tim dengan tetap memelihara kemampuan untuk berinisiatif dan mengelola suatu proyek dengan mandiri.
Bisa bekerja sama, penuh pengertian, dan tegas dalam berhubungan dengan sesama.
Penuh perhatian terhadap hal-hal kecil dan terus mengembangkan sifat teliti dalam kerja dan terhadap sesama.
Menjunjung tinggi kerahasiaan dan tuntutan etika ditempat kerja.
Ciptakan kesan pribadi yang baik dan kesan perusahaan yang menyenangkan melalui penampilan bisnis dan sikap-sikap positif dan gembira.
Lakukan tugas dengan jujur dan professional.
Berusaha terus kreatif dan bersikap proaktif.
Dibawah ini beberapa tuntutan untuk berhasil dalam pekerjaan dan kehidupan anda :
1. Kenali diri anda sendiri.
Segera setelah anda memasuki dunia kerja, anda akan mulai menyadari bakat-bakat yang anda miliki, motivasi, dan nilai-nilai yang anda hargai.
2. Tetapkan sasaran anda.
Sasaran hendaknya yang realitis dan mungkin di capai.
3. kejar sasaran-sasaran anda itu dengan antusiasme.
Antusiasme merupakan suatu kebiasaan sehingga dapat dibina. Bekerja yang ternyata berbeda dengan harapan kita, memang terkadang membosankan dan penuh dengan masalah-masalah hubungan manusia., intrik-intrik dan politik kantor. Hal tersebut hendaknya tidak membuat kita bersikap apatis dan statis, atau membuat kita lua sasaran-sasaran itu.
4. Pertimabangkan masak-masak setiap langkah yang anda ambil.
Pilih satu langkah yang memberikan manfaat terbesar yang mengarahkan anda kesasaran akhir anda. Walaupun demikian, jangan takut mengambil resiko. Kesalahan yang akan banyak anda buat semakin diperkaya.
Akhir kata, selamat merajut hidup anda, Semoga Berhasil.
“Good gives every bird its food, but He does not throw it into the nest”.
-J.G. Holland.
Daftar Pustaka
Benfari,Robert (1995), Change your Management Style. How to Evaluate and Improve Your Own Performance. New York :Lexington Books.
Bolton Marry dan John Bolton, tt, The Complete Book of Etiquette. London: W. Foulsham & Co., Ltd.
Hendarto,M.G.Hartato dan Drs.F.X. Tulusharyono, M.M.(2002), Menjadi Sekretaris Profesional: Seri Pengembangan Diri dan Karier No.4. Jakarta. PPM.
Profesi sekretaris merupakan salah satu profesi yang mengutamakan penampilan. Memang kecantikan bukanlah syarat mutlak, akan tetapi sekretaris harus tahu bagaimana cara harus menampilkan diri. Bagaimana cara anda duduk, berbicara, berjalan, berdiri, berpakaian dan merias diri.
Respons Positif atau negative tergantung dari image yang disampaikan, misalanya melalui cara berpakaian , sikap dan perbuatan, sopan santun dan lain-lain. Relasi bisnis pimpinan anda bahkan mendapat kesan pertama akanperusahaan anda dari diri sekretarisnya. Sekretaris yang sukses sangat memperhatikan penampilan.
Berikut beberapa tips yang perlu diketahui:
1. Jagalah kesehatan anda dengan membiasakan hidup dan makan yang sehat.
Tidak ada perusahaan yang menginginkan karyawan yang sakit-sakitan. Kesehatan yang baik akan sangat menolong anda untuk tampil prima/fit dan merasa lebih baik. Sekretaris yang selalu mengantuk, sering batuk-batuk atau pileknya tidak sembuh-sembuh akan menurunkan image-nya sendiri.
Ketahuilah saat-saat kritis dimana tubuh anda memerlukan perhatian ekstra. Istirahat yang cukup, segera minum obat atau vitamin agar kondisi tubuh tidak terus menurun.
2. Tampillah dengan menarik
Kepribadian seseorang terpancar melalui penampilan (appearance), yaitu kadaan lahiriah yang dapat dilihat oleh orang lain. Untuk itu sekretaris mutlak harus memperhaikan agar selau berpenampilan menarik dan apik.
Berikut hal-hal yang harus diperhatikan:
Rambut
Rambut harus selalu dalam keadaan bersih dan tertata rapi denganmodel yang sederhana. Keramaslah denganselang waktu normal. Rambut yang panjang membutuhkan perawatan ekstra, tetapi bila anda cocok dengan rambut panjang, jangan terlalu ikut-ikutan mode pendek yang sedang In. Namun, janagn sampai rambut panjang anda yang panjang mengganggu pekerjaan anda. Sesuaikan model rambut dengan raut muka dan gunakan moel rambut yang bisa mencerminkan rasa percaya diri dan keprofesionalan anda.
Kulit
Kulit juga harus bersih dan bebas penyakit. Jika kulit wajah dantubuh sehat, penampialn akan terlihat segar dan sempurna walaupun tanpa make up yang berarti. Kulit yang bersih juga menghindari anda dari bau badan yang menyengat.
Make -Up
Make-Up bukan hanya rias wajah, melainkan mencankup perawatan kulit muka agar bersih dan berseri-seri. Penggunaan bahan make up yang ocok merupakan perawatan dasar wajah anda. Biasakan dengan satu jenis merk make-up sehingga wajah anda tidak rusak, karena kulit anda harus terus menerus menyesuaikan diri dengan produk make up yang baru. Merias wajah harus dilakukan sewajar mungkin (natural) sesuai dengan jabatan dan ciri pembwaan anda. Jangan berdandan terlalu menor, namun jangan juga melupakan riasan sehingga wajah terlihat sangat pucat. Sekretaris wajib mengetahui cara merawat dan menata rias wajah secara tepat dan benar.
Pakaian
Walaupun mode pakaian berubah-ubah, hendaklah pakaian yang anda gunakan cocok untuk kantor tempat anda bekerja dan pekerjan yang anda jalankan. Salah satu tuntutan profesi sekretaris untuk selalu bekerja cepat, lebih baik diantisipasi dengan pakaian yang praktis dan sedikit sportif. Pilihlah pakaian yang pantas dan membuat diri anda percaya diri, tentu saja menarik, yang cocok dengan bentuk dan tinggi tubuh, sera warna kulit.
Pakaian tidak harus selalu dari produk-produk yang ternama, akan tetapi hendaknya terlihat berkualitas. Yang penting, sekretaris perlu memperhatikan penagturan perpanduan warna, mempunyai cita rasa (taste) yang baik agar dengan pakaian tersebut anda dapat mengubah penampilan menjadi lebih baik.
Atur dan rencanakan lemari pakaian anda sedemikian rupa sehingga tidak membeli pakaian yang cepat lusuh, cepat out of fashion(ketinggalan zaman), membosankan, sulit dikombinasikan atau tidak kurang cocok dengan banyak situasi. Belilah pakaian yang mudah dikombinasikan, sehingga dengan jumlah terbatas anda akan memiliki variasi pakaian cukup banyak. Bahan baju kantor tidak banyak berubah dari waktu ke waktu (konservatif).
Untuk pakaian setiap harinya, buatlah perencanaan paling tidak malam hari, apa yang harus di pakai keesokan harinya. Hal ini jug mencegah keterburu-buruan, bila pagi hari terlambat bangun. Perencanaan yang baik mencankup pemilihan baju dan kombinasi yang sesuai dengan tugas besok, warna, asesori, pengcekan bagian-bagian baju (kancing, robek, jahitan lepas) dan yang lebih penting, apakah pakain tersebut sudah tersedia bersih dan disetrika. Hindari pakaian yang terlalu tipis atau bahan lainnya yang biasa dipergunakan untuk baju pesta, seperti beludru.
Tas
Sekretaris yang mengikuti mode akan memperhatikan apakah tas yang akan dipakai keesokan harinya sesuai dengan pakaian yang akan di pakai. Sebaiknya sekretaris memiliki lebih dari satu tas dalam aneka warna, besar dan kecil untuk aneka kesempatan, bila tidak, tas hitam merupakan pilihan tepat untuk seluruh koleksi pakaian anda. Seperti halnya model pakaian, ilihlah model tas yang konservatif, tidak terlalu banyak pernik sehingga cocok dikombinasikan dengan pakaian anda.
Sepatu
Lebih abik tidak memakai sepatu sandal atau sepatu yang tidak berhak. Sepatu yang bertumit tinggi lebih sedap di pandang dan membuat figur tubuh anda lebih tegap sewaktu berjalan. Perencanaan pemakaian sepatu juga perlu dilakukan. Apakah sepatu yang akan dipakai masih dalam keadaan baik, solnya, atau kulitnya. Apakah telah disemir dan telah sesuai warnanya dengan pakaian yang akan dipakai.
Perhiasan
Jangan memakai semua perhiasan yang anda miliki, secukupnya saja, yang wajar dan tidak perlu berharga mahal. Selain jam tangan, anting, atau giwang merupakan perhiasan yang sudah selayaknya anda miliki.
Parfum
Dalam kehidupan kantor, parfum memegang peranan yang lebih dominan dari pada asesori/perhiasan. Pilihlah parfum yang cocok dengan kepribadian anda dan tentu saja yang aromanya tidak terlalu menyengat. Demikian berkulirnya waktu, anda akan mampu membeli parfum dari merek-merek terkenal.
3. Beri perhatian pada sikap tubuh anda
Sikap tubuh juga bisa mencerminkan kepribadian. Perhatikan sikap tubuh anda dengan sungguh-sungguh sebab anda dinilai dari penampilan tersebut.
Sikap berjalan
Jangan berjalan dibuat-buat seolah-olah anda ingin meminta perhatian orang disekitar anda. Berjalan dengan tegap, tetapi dengan tetap menjaga agar dagu jangan terlalu terangkat sehingga tidak terkesan angkuh/congkak. Jaga kecepatan yang wajar, jangan terburu-buru, tetapi penuh percaya diri dan selalu siap di sapa atau menyapa orang dengan senyum.
Sikap Duduk
Kaki diatur serapi dan sesopan mungkin dengan telapak kaki diarahkan miring. Apabila anda duduk dikursi tamu jangan bersandar, sedangkan bila anda duduk dibelakang meja, biasakan merapatkan punggung dengan sandaran kursi atau paling tidak badan tetap tegak. Duduk lemas apalagi sampai merosot menimbulkan ksan negativ(malas).
Sikap Berdiri
Berdirilah dengan tegak. Untuk mendapatkan posisi ini, perut harus ditarik dan dada dibusungkan. Dalam situasi santai anda boleh saja meletakkan tangan didepan atau di belakang tubuh sambil berpegangan. Hindari berdiri dengan satu kaki, bersandar maupun bertolak pinggang di jalan.
Sikap Berbicara
Pandangan mat alawan bicara anda, jangan terlalu banyak menggoyang-goyangkan tangan atau bagian tubuh/wajah lainnya saat anda berbicara (mengernyitkan dahi, memonyongkan mulut, memutar-mutar mata) apalagi sambil menggaruk-garuk kepala, membunyikan jari-jari tangan, membersihkan gigi dengan jari/kuku, mengupil atau mengorek-ngorek telinga.
Berbicaralah dengan volume suara yang jelas, tidak terlalu keras dan jangan pula berbisik-bisik. Usahakan menggunakan bahasa yang dimengerti oleh lawan bicara atau bila terdapat anggota kelompok yang tidak mengerti bahasa yang anda gunakan terjemahkan apa yang anda katakana agar ia tidak merasa tersisihkan.
Sikap Diam
Hindari kebiasaan menggigit kuku/pensil/bolpen, mengetuk-ketuk meja atau menggaruk-garuk rambut, bila anda sedang diam dan berpikir. Bila anda sedang berkonsentrasi memikirkan suatu hal, usahakan jangan sampai melupakan situasi sekeliling anda dan kemudian kaget, bila sesuatu terjadi.
4. Tumbuhkan rasa percaya diri dan kepribadian yang kuat
Sebenarnya tanpa memoles Make up, seseorang dapat tetap memperlihatkan kecantikannya, yaitu dengan menumbuhkan citra diri yang positif. Citra diri adalah persepsi/pradigma/konsep sendiri tentang dirinya, identitas,kemampuan, dan martabatnya. Kecantikan diri dari dalam bersinar lebih cemerlang dari pada kecantikan hasil polesan semata. Yang lebih penting adalah citra positif mampu membuat anda berpikir positif dan pada akhirnya menuntun anda mencapai sukses.
Sopan santun yang berhubungan dengan penampilan yang wajib diperhatikan dalam lingkungan kerja sekretaris, yaitu :
1. Jangan berpakaian terlalu terbuka atau menerawang. Jangan juga berseksi-seksi dengan rok yang terlalu pendek.
2. Jangan bermake-up atau membetulkan make up di meja, lakukanlah di toilet.
3. Jangan melepas sepatu ketiak bekerja, apalagi berjalan ke meja lain. Sangat tidak di anjurkan mengganti sepatu dengan sandal dan kemudian mempergunakannya sambil berjalan-jalan di sekitar kantor.
Kenyataan bahwa penampilan merupakan factor utama saat anda di pilih atau diterima untuk posisi sekretaris harus “distinctive” seperti halnya kemampuan kerja dan kepribadian anda. Dengan penampilan yang berbeda itu, orang dengan mudah menunjuk yang mana sekretaris dari antara sekelompok staf wanita di kantor anda.
KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI BAGI
SEKRETARIS
Kemampuan berkomunikasi
Tidak ada sekretaris yang dalam melaksanakan tugasnya terisolir. Ia akan selalu akan behubungan dengan orang lain, dari managemen tingkat atas sampai office boy. Sikap tenang, anggun, dan penuh percaya diri sangat di perlukan mengingat sekretaris bukan hanya berhubungan dengan orang-oarang penting yang sopan, tetapi juga mereka yang kurang puas dengan keadaannya yang sulit ditangani bahkan kadang-kadang seorang yang cerdas dan lihai berkata-kata.
Bila anda bagus dalam pekerjaan anda sebagai sekretaris dan ambisius untuk lebih mengembangkan diri, anda akan sampai pada saatnya dimana anda merasa tidak sanggup lagi menyeleseikan semua tugas yang semakin lama semakin luas dalam kurun waktu yang tersedia. Jangan mengeluh dan mengatakan hal-hal yang negative.
Ungkapan yang sekarang sering terdengar “WORK SMART NOT HARD” mungkin bisa dijadikan pedoman. Pikirkan bagaimana anda bisa bekerja lebih, tanpa harus mati-matian. Misalanya, dengan mengambil seorang asisten.
SEKRETARIS DALAM ERA INFORMASI GLOBAL
Era Globalisasi informasi dan kemajuan ilmu poengetahuan dan tekniligimenuntut orang-orang untuk menggeluti profesi sekretaris untuk selalu menyesuaikan diri dan memperlebar wawasan bila tidak ingin tenggelam dalam persaingan atau rutinitas pekerjaan. Walaupun demikian, era informasi ini hendaknya tidak dijadikan ancaman sebab era ini sbenarnya telah menciptakan kesempatan yang tidak terduga bagi para sekretaris untuk meningkatkan status pekerjaannya dan pada akhirnya gaji mereka.
Berikut merupakan perubahan-perubahan akibat dari kemajuan teknologi:
Banyak tugas, seperti pembukuan dan pengetikan, sekarang dikerjakan dengan computer.
Surat-surat dibanyak kantor tidak lagi dikirim dengan jasa pos, tetapi dengan alat kirim elektronik, seperti mesin fax atau e-mail.
Telepon semakin vital fungsinya.
Penelitian tidak lagi terbatas pada perpustakaan local, tetapi dari database yang bersifat nasional.
Mencari arsip di kantor-kantor yang modern, berarti memanggil data dari dokumen yang tersimpan di dalam disket.
Satu keharusan yang harus dimiliki sekretaris dalam Era Informasi Global adalah kemampuan untuk bekerja secepatnya teru tama dalam menangani informasi-informasi vital. Demikian juga bagi sekretaris yang tidak begitu tertarik dengan informasi.
Beberapa langkah yang harus diambil untuk meningkatkan karier anda adalah :
1. Pendidikan lanjutan dan pelatihan
Ambil setiap kesempatan yang diberikan oleh perusahaan anda untuk mempelajari teknologi atau system baru, misalnya menghadiri seminar, ikut serta dalam prigram pelatihan perusahaan. Kegiatan belajar juga tidak terbatas pada seminar atau pelatihan formal. Sekedar mengunjungi salah satu staf ahli dalam perusahaan anda akan semakin membuka wwasan anda.
2. Membaca
Bacalah surat kabar, majalah-majalah terutama mengenai dunia. Jadikan kebiasan membaca buku-buku tentang teknologi baru dan jurnal-jurnal perdagangan yang berhubungan langsung dengan bisnis perusahaan anda.
Banyak karier sekretaris mendek karena kemampuannya hanya terbatas pada tugas-tugas administrasi rutin, seperti pengetikan dan surat menyurat. Untuk dapat menyumbangkan pelayanan kesekretarisan yang bermutu, tidak cukup hanya bertumpu pada keterampilan dasar kesekretarisan yang bemutu., tidak cukup hanya bertumpu pada keterampilan dasar kesekretarisan, seperti mengetik dan filing, melainkan terus menerus memperkaya diridengan membaca ber agam pengetahuan, seperti managemen pemasaran keuangan, hubungan masyarakat, dan kepemimpinan.
3.Bergaul dengan kaum profesional
Masuk kedalam perkumpulan –perkumpulan yang menawarkan informasi, dukungan, dan kesempatan pengembangan karier sekretaris. Saat ini semakin banyak event yang memumingkinkan sekretaris bertemu dengan rekan-rekan seprofesi maupun kalangan bisnis dan professional muda. Gunakan kesempatn-kesempatan seperti itu untuk menambah wawasan anda.
4. Tingkatkan efektivitas dan efisiensi kerja
Bekerja keras serta giat saja tidaklah cukup. Work smart Not Hard, merupakan istilah yang semskin populer dikalangan eksekutif. Untuk berhasil, anda harus bisa bekerja lebih cepat dari orang lain dan menghasilkan lebih banyak dan lebih banyak lagi bagi kemajuan perusahaan.
5. Kemukakan ide anda dan bersikaplah proaktif
Dalam persaingan usaha yang cukup ketat, sekretaris menjadi anggota team managemen kelas atas yang sagat diperhitungkan karena ia biasa berada di antara perusahaan. Keadaan ini harus bisa anda manfaatkan dengan selalu berfikir lebih dari apa yang diminta dari anda. Bekerja dengan managemen penentu arah perusahaan memungkinkan suara dan ide anda lebih udah di dengar. Bersikaplah proaktif, jangan hanya menunggu intruksi saja.
J
Jarang ada sekretaris yang bekerja terisolir. Mereka harus belajar bagaimana bergaul dengan rekan kerjanya sehari-hari dan bagaimana mereka menangani aspek-aspek baik dan buruk yang ada dari hubungan di kantor.
Kualitas personal yang penting, antara lain:
Bekerja efektif sebagai anggota tim dengan tetap memelihara kemampuan untuk berinisiatif dan mengelola suatu proyek dengan mandiri.
Bisa bekerja sama, penuh pengertian, dan tegas dalam berhubungan dengan sesama.
Penuh perhatian terhadap hal-hal kecil dan terus mengembangkan sifat teliti dalam kerja dan terhadap sesama.
Menjunjung tinggi kerahasiaan dan tuntutan etika ditempat kerja.
Ciptakan kesan pribadi yang baik dan kesan perusahaan yang menyenangkan melalui penampilan bisnis dan sikap-sikap positif dan gembira.
Lakukan tugas dengan jujur dan professional.
Berusaha terus kreatif dan bersikap proaktif.
Dibawah ini beberapa tuntutan untuk berhasil dalam pekerjaan dan kehidupan anda :
1. Kenali diri anda sendiri.
Segera setelah anda memasuki dunia kerja, anda akan mulai menyadari bakat-bakat yang anda miliki, motivasi, dan nilai-nilai yang anda hargai.
2. Tetapkan sasaran anda.
Sasaran hendaknya yang realitis dan mungkin di capai.
3. kejar sasaran-sasaran anda itu dengan antusiasme.
Antusiasme merupakan suatu kebiasaan sehingga dapat dibina. Bekerja yang ternyata berbeda dengan harapan kita, memang terkadang membosankan dan penuh dengan masalah-masalah hubungan manusia., intrik-intrik dan politik kantor. Hal tersebut hendaknya tidak membuat kita bersikap apatis dan statis, atau membuat kita lua sasaran-sasaran itu.
4. Pertimabangkan masak-masak setiap langkah yang anda ambil.
Pilih satu langkah yang memberikan manfaat terbesar yang mengarahkan anda kesasaran akhir anda. Walaupun demikian, jangan takut mengambil resiko. Kesalahan yang akan banyak anda buat semakin diperkaya.
Akhir kata, selamat merajut hidup anda, Semoga Berhasil.
“Good gives every bird its food, but He does not throw it into the nest”.
-J.G. Holland.
Daftar Pustaka
Benfari,Robert (1995), Change your Management Style. How to Evaluate and Improve Your Own Performance. New York :Lexington Books.
Bolton Marry dan John Bolton, tt, The Complete Book of Etiquette. London: W. Foulsham & Co., Ltd.
Hendarto,M.G.Hartato dan Drs.F.X. Tulusharyono, M.M.(2002), Menjadi Sekretaris Profesional: Seri Pengembangan Diri dan Karier No.4. Jakarta. PPM.
Lulusan S1 Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mahasiswa Sekolah Ilmu Komunikasi Plus Kahfi Bintaro.member FLP Cab. Ciputat. Pernah aktif di kepengurusan FLP Wilayah Jakarta Raya. Penulis Freelance, Bisnis women
Menulis Part 1
Saya jadi ingat, semenjak kecil saya sangat suka sekali membaca. Sering kali saya meminta Ayah, Kakak bahkan paman saya untuk menulis singkatan-singkatan di buku saya. Mulai dari huruf A-Z, agar dapat saya baca dan hafalkan. Entah mengapa ada kepuasan tersendiri jika saya mampu menghafal dan memahami apa yang saya baca. Seperti ada sebuah cahaya yang masuk ke dalam mata hati saya, dan badan saya terasa ringan. Dasyat!
Sering kali ketika SD, saya membaca semua buku-buku yang berserakan di kamar kakak sepupu saya, sampai-sampai karena buku-buku itu hanya sedikit, saya pun membacanya hingga berulang-ulang, walaupun saat itu buku yang saya baca buku-buku pelajaran SMP dan SMA. Jika masuk sekolah, maka tempat yang paling favorit adalah perpustakaan (Sok banget ya...)
Selanjutnya saya meneruskan sekolah di sebuah pondok pesantren, saya masih tetap dengan hobi saya, yaitu membaca. Jika sedang membereskan rumah pak Kyai, saya sering mendapatkan buku-buku putra Kyai yang berserakan di kamar dan di gudang, diam-diam saya sering meminjamnya.
Kebiasaan di pondok kami adalah mendengarkan sandiwara radio bersama-sama setiap malam jum'at, yaitu program cerita horor. Walaupun setiap kali mendfengarkan, kami menjerit sama-sama dan merinding sama-sama. Namun, di situlah inspirasi menulis saya berawal. Saya berpikir, alangkah bahagianya jika kita dapat berbagi cerita dengan orang lain. Saya pun menulis, walaupun itu ditulis dengan menggunakan pensil atau pulpen dibuku tulis. Setiap kali saya menulis, maka adik-adik kelas atau santri-santri selalu ingin membaca hasilnya. Tulisan saya saat itu masih sebatas cerita pendek, dan kadang saya sengaja membuat cerita yang bersambung, sehingga setiap hari adik-adik dan teman-teman saya menagih tulisan saya.
Sungguh saat itu saya merasa bahagia. Kesimpulan yang dapat saya petik saat itu adalah, menulis itu membuat saya bahagia karena dapat berbagi dengan orang lain. Apalagi rutinitas sebagai santri adalah kegiatan belajar-dan belajar, tanpa liburan. Ada pun liburan itu setiap malam Jum'at yakni mendengarkan radio. So, dengan tulisan itu mereka mengaku merasa terhibur. Mereka sepertis edang menonton televisi memlalui mata imajinasi mereka.
Sering kali ketika SD, saya membaca semua buku-buku yang berserakan di kamar kakak sepupu saya, sampai-sampai karena buku-buku itu hanya sedikit, saya pun membacanya hingga berulang-ulang, walaupun saat itu buku yang saya baca buku-buku pelajaran SMP dan SMA. Jika masuk sekolah, maka tempat yang paling favorit adalah perpustakaan (Sok banget ya...)
Selanjutnya saya meneruskan sekolah di sebuah pondok pesantren, saya masih tetap dengan hobi saya, yaitu membaca. Jika sedang membereskan rumah pak Kyai, saya sering mendapatkan buku-buku putra Kyai yang berserakan di kamar dan di gudang, diam-diam saya sering meminjamnya.
Kebiasaan di pondok kami adalah mendengarkan sandiwara radio bersama-sama setiap malam jum'at, yaitu program cerita horor. Walaupun setiap kali mendfengarkan, kami menjerit sama-sama dan merinding sama-sama. Namun, di situlah inspirasi menulis saya berawal. Saya berpikir, alangkah bahagianya jika kita dapat berbagi cerita dengan orang lain. Saya pun menulis, walaupun itu ditulis dengan menggunakan pensil atau pulpen dibuku tulis. Setiap kali saya menulis, maka adik-adik kelas atau santri-santri selalu ingin membaca hasilnya. Tulisan saya saat itu masih sebatas cerita pendek, dan kadang saya sengaja membuat cerita yang bersambung, sehingga setiap hari adik-adik dan teman-teman saya menagih tulisan saya.
Sungguh saat itu saya merasa bahagia. Kesimpulan yang dapat saya petik saat itu adalah, menulis itu membuat saya bahagia karena dapat berbagi dengan orang lain. Apalagi rutinitas sebagai santri adalah kegiatan belajar-dan belajar, tanpa liburan. Ada pun liburan itu setiap malam Jum'at yakni mendengarkan radio. So, dengan tulisan itu mereka mengaku merasa terhibur. Mereka sepertis edang menonton televisi memlalui mata imajinasi mereka.
Lulusan S1 Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Mahasiswa Sekolah Ilmu Komunikasi Plus Kahfi Bintaro.member FLP Cab. Ciputat. Pernah aktif di kepengurusan FLP Wilayah Jakarta Raya. Penulis Freelance, Bisnis women
Langganan:
Komentar (Atom)